Senin, 19 Desember 2011

TIM CHEELA BAKSOS DI DAMPIT



Komunitas offorad motor trail bukan hanya bersenang-senang untuk dirinya saja, namun juga berbagi dengan masyarakat di sekitar jalur offroad. Paling tidak itu yang dilakukan oleh tim CHEELA yang melakukan bakti sosial (baksos) pada hari Minggu 18 Desember 2011. Baksos tim CHEELA yang sudah aktif main offroad motor trail lebih dari 10 tahun itu dilakukan di Dusun Sumberwaru, Desa Ngelak, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

Baksos tim CHEELA tidaklah muluk-muluk, hanya dengan membagi kaos ke masyarakat yang ada di Dusun Sumberwaru yang sering dilalui oleh tim CHEELA. Apalagi di awal tahun 2011 masyarakat Dusun Sumberwaru pernah membantu evakuasi Made Astuti, salah satu anggota tim CHEELA, yang nyemplung ke jurang waktu offroad. Made dan motornya bisa dievakuasi dengan selamat berkat bantuan penduduk desa yang ada di sekitar lokasi kecelakaan itu.

Tim CHEELA membagikan sejumlah kaos yang bertulisan “sahabat CHEELA” ke para penduduk Dusun Sumberwaru yang kebanyakan petani itu. Tentu saja kaos “sahabat CHEELA” itu disambut hangat oleh masyarakat dan langsung dipakai pada saat itu juga.Kaos “Sahabat CHEELA” itu menunjukan bahwa tim CHEELA adalah sahabat masyarakat desa, khususnya desa yang sering dilewati oleh tim CHEELA.

Sudah menjadi kode etik di CHEELA bahwa selama offroad wajib untuk menghargai masyarakat yang dilewati, misalnya dengan tidak ngebut di jalan kampung. Membuang sampah plastik atau putung rokok di sembarang tempat juga ‘haram’ hukumnya di tim CHEELA. Etika seperti ini tidaklah sulit untuk diterapkan, asalkan punya kemauan dan berfikir positif. Idealnya penggemar offroad motor trail itu menjadi sahabat bagi masyarakat desa, dan juga sahabat bagi alam. Karena kegiatan offroad motor trail tidak akan terlepas dari alam dan masyarakat desa.

Usai baksos, tim CHEELA langsung melanjutkan offroad ke arah Poncokusumo, Kabupaten Malang. Tim CHEELA yang dipesenjatai KTM 350, KTM 250, KTM 200, CRF 150, KLX 150 dan TS 125 itu langsung memacu motor dengan kencang di jalur offroad yang sepi. Di tengah jalan tim CHEELA sempat ketemu dan ngobrol sebentar dengan rombongan Mas Bagyo yang kebanyakan pakai motor KTM dan Husaberg. Setelah ber-akrab ria dengan rombongan Mas Bagyo kami memutuskan untuk jalan bersama ke arah Wajak. Jumlah rombonganpun jadi membengkak, gabungan tim CHEELA dan tim-nya mas Bagyo.

Di hari Minggu itu tim CHEELA selain bersenang-senang di jalur offroad, juga berbagi kebahagiaan dengan masyarakat desa. Kami senang bisa berbagi, meskiun sangat kecil nilainya. Maklum tim CHEELA adalah tim kecil. Meskipun kecil kami mencoba menerapkan etika dalam offroad, etika terhadap masyarakat dan alam. Kami senang bisa melakukan hal ini.